Latest News

triks dan tips

Tidak Bisa Login ke account Blogger ini jawabannya

Cara login ke account blogger, sempat bingung juga mau tulis di Blog gak bisa login, dicoba lewat hp, komputer sama saja hasilnya nihil. Akhirnya ketemu penyebabnya, karena teman-teman belum mengganti profile google+ menjadi profil blogger, karena saat ini profil google+ sudah dinonaktifkan jadi kita tidak bisa lagi menggunakan google+ untuk blogger.

Menakar militansi ke NU an

*MENAKAR MILITANSI KE-NU-AN*




Hanif Dakhiri (menaker RI) menyampaikan ada 4 macam kader NU dalam perspektif Nahwu :

*1. Kader Jazm*
Jazm, tanda asli i'robnya sukun, artinya mati. Kader jazm, hati dan pikiran nya mati. Tidak peduli NU atau tokoh-tokoh NU dibully, difitnah. Tidak peduli NU NU mau maju atau mundur. Dalam dirinya hanya ada merasa sebagai bagian dari warga NU.

Posisinya pun tergantung amil jazm. Bahkan pada beberapa kondisi, ia harus membuang salah satu (huruf) miliknya. Kehilangan bagian dirinya.

Kader jazm, ke-NU-annya 1 - 25 %. Setara emas 1 - 6 karat.

*2. Kader Jarr*
Jarr, atau khofad, tanda asli i'robnya adalah kasroh. Khofad, artinya rendah. Kasroh artinya pecah. Kader jarr, orientasinya adalah perpecahan dan kerendahan (mundur). Kadarnya sudah lebih baik dari jazm, namun masih melekat pragmatisme, individualisme, egoisme, rasisme, dll. Karena di dalamnya ada goir munsorif juga.

Kalau ada Kyai Tokoh NU berbeda pandangan, kader jarr malah suka hanyut ikut memanas-manasi konflik dan menjelekkan salah satu Kyai NU. Bahkan bersuka cita dengan khilafiyah tersebut dan menyebarkan gosip ke tetangga juga lebih respek kepada tetangga daripada kyai dan habaib NU sendiri. Padahal, seharunya akhlak santri adalah membela kyainya dari serangan tetangga, atau diam dan berdo'a agar di butakan dan ditulikan dari "aib gurunya", "kekurangan kyainya". Husnudzon dan ta'at pada kyai, apapun yg terjadi.

Kader nashob, kadar NU-nya 26-50%. Setara emas 7 - 12 karat.

*3. Kader Nashob*
Tanda asli i'rob nashob, adalah fathah. Nashob artinya datar, stagnan. Fathah artinya terbuka. Kader nashob, terbuka bagi siapapun dan apapun. Apa saja masuk sebagai manifestasi fathah (terbuka). Ia menerima A, B, C, D, dan lainnya. Tapi tidak satupun dari A, B, C, dan D atau lainnya yang menerima kader nashob secara terbuka. Karena mereka menyadari kader nashob ada maunya : objek (maf'ul bih), penguatan (m. mutlak), eksistensi (haal), numpang tempat (d makan), numpang waktu (d zaman), alasan (m. liajlih), numpang beken (m. ma'ah), dll..

Posisinya tergantung amil nashob, bahkan dalam beberapa kondisi, ia harus membuang nun rofa (identitas keluhuran).

Kader nashob, sudah lebih baik dari jazm, dan jarr. Kadar NU-nya 51 - 75 %, atau emas 13-18 karat. Namun, nashoblah yang paling banyak dalam i'rob. Dengannya, NU menjadi dinamis.

*4. Kader Rofa*
Tanda asli i'rob rofa adalah dlommah. Rofa artinya luhur, tinggi. Dlommah artinya berkumpul, solid.

Kader rofa' memiliki niat dan perilaku yang luhur, mulia, dan terhormat. Mereka adalah para pelopor (mubtada), pendamping pelopor (khobar), aktivis militan (fa'il), pengganti aktifis militan (na'ibul fa'il), dan para pengikut kader rofa' (tawabi).

Kader rofa' atau kader dlommah, adalah kader NU yang solid, bercita2 luhur, berprilaku luhur, kompak berjam'iyyah dan berjama'ah seperti dalam sholat. Berjajar rapi mengikuti instruksi imam. Imamnya ruku, ma'mum ruku, imam sujud, ma'mum sujud, dan sebagainya dalam satu harmoni, dalam satu tujuan : *mengharap ridho dan Allah, lillahi ta'ala*. Innaa solaati, wa nusuki, wa mahyaaya, wa maati, lillahi robbil 'alamin.. Hidup dan mati mereka hanya untuk Allah, berjumpa dengan Rabbnya di taman firdaus, a'la faroodisil jinaan..

Kader Rofa' ke NU-an nya sudah lebih baik dari jazm, jarr, dan nashob, atau kisaran 76 - 100 %. Jika dalam emas, setara 19 - 24 karat, emas murni yg bernilai sangat tinggi.

Demikian yang beliau sampaikan, mudah-mudah bermanfaat, menjadikan kita kader rofa' yg orientasinya adalah surga.

Kenapa surga?

Karena saat ini, hadiah surga telah direbut oleh extremis kanan, yg rela ngebom demi "bidadari".

Mari bung, rebut kembali identitas Aswaja An-Nahdliyah yg telah direbut tetangga : subuh mengaji, magrib mengaji, dan gaya2 dakwah yg sesuai zaman : kearifan lokal. Jangan jumud, karena kita punya kaidah :

المحافظة على القديم الصالح والاخذ بالجديد الاصلاح .

Jangan-jangan, substansi ini juga sudah mereka rebut?

Lihat lah, kini anak-anak muda kita sudah "hijrah" ke mereka.

Lihat juga Bos HP Nokia yg mengatakan :

"Saya tidak melakukan kesalahan, tapi saya tidak mengerti mengapa saya kalah (menghilang dari pasaran)"

Hari ini, Nokia dikalahkan Android, pasar bebas untuk para smartphone.

Ya, bisa jadi Nokia tidak melakukan kesalahan apapun, tapi satu kesalahan besar yang sebenarnya mereka lakukan adalah : lambat berinovasi dan bergerak. Betah dalam zona nyaman.

Bisa juga, NU tiba-tiba hilang dari peradaban Nusantara, jika para kadernya lambat *berinovasi*, *berkolaborasi*, dan lambat merespon *digitalisasi*. Lambat mengupgrade ke i'rob rofa menjadi mubtada.

Sekian, semoga bermanfaat. Intisari dari Narasumber, alur tulisan dari penulis.

Jika ini baik, mudah-mudahan untuk Nusantara, jika ini tidak baik, maka untuk saya sendiri.

Wallahul muwafiq ila aqwamit thoriq..

-- Sebarkan, untuk Arus Baru Se Abad Nahdlatul Ulama.

----

Oleh : Kang Ichsan
Sukabumi, 29 Desember 2018

Sarcelko sarung celana koko

display adalah stok real pic
Uk 0 pnjang sarcel 50 cm,Ld 30 cm
Uk ss pnjng sarcel 55 cm,Ld 33 cm
Uk s pnjang sarcel 60 cm,Ld 35 cm
Uk M pnjang sarcel 65 cm,Ld 40 cm
Uk L pnjang sarcel 70 cm,Ld 43 cm



Uk O buat usia 1,5-2,5 th
Uk ss buat usia 3-4 th
Uk s buat usia 4,5-5,5 th
Uk m usia 5,5-6,5 th
Uk L usia 7-8 th
Wa:085641053899
#sarkoci #sarkocimurah #sarko #sarkocikeren #sarkocibobokids #sarkocel #sarunganak #sarung #sarungcelana

Penipuan lewat WA


Mohon Maaf mengganggu waktu anda sebentar
Kami dari kantor PT.WhatsApp INDONESIA
Mengirimkan pesan kepada anda sebagai pengguna
WhatsApp Untuk Menyampaikan bahwa pada tanggal
02 Oktober 2017 PT.WhatsApp INDONESIA
Resmi Mengadakan Undian Edisi 2017

Secara Keberuntungan No.WhatsApp Anda
Keluar Selaku Pemenang Undian
WhatsApp Edisi 2017 Mendapatkan
Hadiah Kedua UANG TUNAI Rp.75 juta
Kode Pin Pemenang Anda: [ 2547AFR ]

Untuk Pengurusan/Tata Cara Pengambilan
Hadiah Anda Kunjungi Situs atau Website
Resmi WhatsApp INDONESIA di:

www.undian2017.tk

Segera Konfirmasi ke nomor pelayanan
atas nama bpk INDRA GUNAWAN
Sebelum Hadiah Anda Jatuh Tempo
________________________________
Alamat Kami di:
JL.Gatot Subroto Kav.57 No.102
Jakarta Pusat 12410
085756729062
____________________________________
Hormat Kami
PT.WhatsApp Indonesia
situs Undian kami:
www.undian2017.tk

Dikirimke dari nomer +62 856-4100-8753

JEJAK KEISLAMAN KARTINI YANG BELUM BANYAK DIKETAHUI

Salin saji, sepenggal catatan menyongsong
Hari Kartini,

Dalam suratnya kepada Stella Zihandelaar bertanggal 6 November 1899, RA Kartini menulis;

"Mengenai agamaku, Islam, aku harus menceritakan apa? Islam melarang umatnya mendiskusikan ajaran agamanya dengan umat lain. Lagi pula, aku beragama Islam karena nenek moyangku Islam. Bagaimana aku dapat mencintai agamaku, jika aku tidak mengerti dan tidak boleh memahaminya?"

"Alquran terlalu suci; tidak boleh diterjemahkan ke dalam bahasa apa pun, agar bisa dipahami setiap Muslim. Di sini tidak ada orang yang mengerti Bahasa Arab. Di sini, orang belajar Alquran tapi tidak memahami apa yang dibaca".

"Aku pikir, adalah gila orang diajar membaca tapi tidak diajar makna yang dibaca. Itu sama halnya engkau menyuruh aku menghafal Bahasa Inggris, tapi tidak memberi artinya".

"Aku pikir, tidak jadi orang soleh pun tidak apa-apa asalkan jadi orang baik hati. Bukankah begitu Stella?"

RA Kartini melanjutkan curhat-nya, tapi kali ini dalam surat bertanggal 15 Agustus 1902 yang dikirim ke Ny Abendanon.

"Dan waktu itu aku tidak mau lagi melakukan hal-hal yang tidak tahu apa perlu dan manfaatnya. Aku tidak mau lagi membaca Alquran, belajar menghafal perumpamaan-perumpamaan dengan bahasa asing yang tidak aku mengerti artinya".

"Jangan-jangan, guruku pun tidak mengerti artinya. Katakanlah kepada aku apa artinya, nanti aku akan mempelajari apa saja. Aku berdosa. Kitab ini teralu suci, sehingga kami tidak boleh mengerti apa artinya".

Nyonya Fadhila Sholeh, cucu Kyai Sholeh Darat, menceritakan pertemuan RA. Kartini dengan Kyai Sholeh bin Umar dari Darat, Semarang — lebih dikenal dengan sebutan Kyai Sholeh Darat dan menuliskan kisah tsb sbb:

Takdir, menurut Ny Fadihila Sholeh, mempertemukan Kartini dengan Kyai Sholel Darat. Pertemuan terjadi dalam acara pengajian di rumah Bupati Demak Pangeran Ario Hadiningrat, yang juga pamannya.

Kyai Sholeh Darat memberikan ceramah tentang tafsir Al-Fatihah. Kartini tertegun. Sepanjang pengajian, Kartini seakan tak sempat memalingkan mata dari sosok Kyai Sholeh Darat, dan telinganya menangkap kata demi kata yang disampaikan sang penceramah.

Ini bisa dipahami karena selama ini Kartini hanya tahu membaca Al Fatihah, tanpa pernah tahu makna ayat-ayat itu.

Setelah pengajian, Kartini mendesak pamannya untuk menemaninya menemui Kyai Sholeh Darat. Sang paman tak bisa mengelak, karena Kartini merengek-rengek seperti anak kecil. Berikut dialog Kartini-Kyai Sholeh.

“Kyai, perkenankan saya bertanya bagaimana hukumnya apabila seorang berilmu menyembunyikan ilmunya?” Kartini membuka dialog.

Kyai Sholeh tertegun, tapi tak lama. “Mengapa Raden Ajeng bertanya demikian?” Kyai Sholeh balik bertanya.

“Kyai, selama hidupku baru kali ini aku berkesempatan memahami makna surat Al Fatihah, surat pertama dan induk Alquran. Isinya begitu indah, menggetarkan sanubariku,” ujar Kartini.

Kyai Sholeh tertegun. Sang guru seolah tak punya kata untuk menyela. Kartini melanjutkan; “Bukan buatan rasa syukur hati ini kepada Allah. Namun, aku heran mengapa selama ini para ulama melarang keras penerjemahan dan penafsiran Al Quran ke dalam Bahasa Jawa. Bukankah Al Quran adalah bimbingan hidup bahagia dan sejahtera bagi manusia?”

Dialog berhenti sampai di situ. Ny Fadhila menulis Kyai Sholeh tak bisa berkata apa-apa kecuali subhanallah. Kartini telah menggugah kesadaran Kyai Sholeh untuk melakukan pekerjaan besar; menerjemahkan Alquran ke dalam Bahasa Jawa.

Setelah pertemuan itu, Kyai Sholeh menerjemahkan ayat demi ayat, juz demi juz. Sebanyak 13 juz terjemahan diberikan sebagai hadiah perkawinan Kartini. Kartini menyebutnya sebagai kado pernikahan yang tidak bisa dinilai manusia.

Surat yang diterjemahkan Kyai Sholeh adalah Al Fatihah sampai Surat Ibrahim. Kartini mempelajarinya secara serius, hampir di setiap waktu luangnya. Sayangnya, Kartini tidak pernah mendapat terjemahan ayat-ayat berikut, karena Kyai Sholeh meninggal dunia.

Kyai Sholeh membawa Kartini ke perjalanan transformasi spiritual. Pandangan Kartini tentang Barat (baca: Eropa) berubah. Perhatikan surat Kartini bertanggal 27 Oktober 1902 kepada Ny Abendanon.

"Sudah lewat masanya, semula kami mengira masyarakat Eropa itu benar-benar yang terbaik, tiada tara. Maafkan kami. Apakah ibu menganggap masyarakat Eropa itu sempurna? Dapatkah ibu menyangkal bahwa di balik yang indah dalam masyarakat ibu terdapat banyak hal yang sama sekali tidak patut disebut peradaban".

"Tidak sekali-kali kami hendak menjadikan murid-murid kami sebagai orang setengah Eropa, atau orang Jawa kebarat-baratan".

Dalam suratnya kepada Ny Van Kol, tanggal 21 Juli 1902, Kartini juga menulis; "Saya bertekad dan berupaya memperbaiki citra Islam, yang selama ini kerap menjadi sasaran fitnah. Semoga kami mendapat rahmat, dapat bekerja membuat agama lain memandang Islam sebagai agama disun dalam surat ke Ny Abendanon, bertanggal 1 Agustus 1903, Kartini menulis; “Ingin benar saya menggunakan gelar tertinggi, yaitu Hamba Allah SWT.

RA Kartini pernah punya pengalaman tidak menyenangkan saat mempelajari Islam. Guru ngajinya memarahinya karena dia bertanya tentang arti sebuah ayat Al-Qur’an. Ketika mengikuti pengajian Kiai Soleh Darat di pendopo Kabupaten Demak yang bupatinya adalah pamannya sendiri, RA Kartini sangat tertarik dengan Kiai Soleh Darat. Saat itu beliau sedang mengajarkan tafsir Surat Al-Fatihah.

RA Kartini lantas meminta romo gurunya itu agar Al-Qur'an diterjemahkan. Karena menurutnya tidak ada gunanya membaca kitab suci yang tidak diketahui artinya. Pada waktu itu penjajah Belanda secara resmi melarang orang menerjemahkan Al-Qur’an. Dan para ulama waktu juga mengharamkannya. Mbah Shaleh Darat menentang larangan ini. Karena permintaan Kartini itu, dan panggilan untuk berdakwah, beliau menerjemahkan Qur’an dengan ditulis dalam huruf Arab pegon sehingga tak dicurigai penjajah.

Kitab tafsir dan terjemahan Al-Qur’an itu diberi nama Faidh al-Rahman fi Tafsir Al-Qur’an. Tafsir pertama di Nusantara dalam bahasa Jawa dengan aksara Arab. Jilid pertama yang terdiri dari 13 juz. Mulai dari surat Al-Fatihah sampai surat Ibrahim.

Kitab itu dihadiahkannya kepada RA Kartini sebagai kado pernikahannya dengan RM Joyodiningrat, Bupati Rembang. Mulailah Kartini mempelajari Islam dalam arti yang sesungguhnya.

Kartini amat menyukai hadiah itu dan mengatakan: “Selama ini al-Fatihah gelap bagi saya. Saya tak mengerti sedikitpun maknanya. Tetapi sejak hari ini ia menjadi terang-benderang sampai kepada makna tersiratnya, sebab Romo Kyai telah menerangkannya dalam bahasa Jawa yang saya pahami.”

Melalui kitab itu pula Kartini menemukan ayat yang amat menyentuh nuraninya. Yaitu Surat Al-Baqarah ayat 257 yang mencantumkan, bahwa Allah-lah yang telah membimbing orang-orang beriman dari gelap kepada cahaya (Minadh Dhulumaati ilan Nuur)

Kartini terkesan dengan kalimat *Minadh-Dhulumaati ilan Nuur yang berarti dari gelap kepada cahaya* karena ia merasakan sendiri proses perubahan dirinya.

Kisah ini sahih, dinukil dari Prof KH Musa al-Mahfudz Yogyakarta, dari Kiai Muhammad Demak, menantu sekaligus staf ahli Kiai Soleh Darat.

Dalam surat-suratnya kepada sahabat Belanda-nya, JH Abendanon, Kartini banyak sekali mengulang-ulang kalimat “Dari Gelap Kepada Cahaya” ini. Sayangnya, istilah “Dari Gelap Kepada Cahaya” yang dalam Bahasa Belanda *“Door Duisternis Tot Licht”* menjadi kehilangan maknanya setelah diterjemahkan Armijn Pane dengan kalimat *"Habis Gelap Terbitlah Terang”.*

Mr. Abendanon yang mengumpulkan surat-surat Kartini menjadikan kata-kata tersebut sebagai judul dari kumpulan surat Kartini. Tentu saja ia tidak menyadari bahwa kata-kata tersebut sebenarnya dipetik dari Al-Qur’an. Kata *“Minazh-Zhulumaati ilan-Nuur“* dalam bahasa Arab tersebut, tidak lain, merupakan inti dari dakwah Islam  artinya: membawa manusia dari kegelapan (jahiliyyah atau kebodohan) ke tempat yang terang benderang (petunjuk, hidayah atau kebenaran).
"Selamat Hari Kartini"
Sumber: facebook.com

Cara install bbm samsung z2

Sudah sekian lama bolak balik cari lewat google search tapi semua cara sudah di coba di bawah ini adalah cara cara untuk install bbm di hp samsung z2 / tizen os, yang tidak aku coba adalah cara yang terakhir silahkan di simak video di bawah ini.


video lengkap pidato Ahok tentang surat al Maidah 51 di pulau seribu

video ini yang menjadi permasalahan Ahok

nasehat KH Mufid Mas'ud terhadap para santrinya khusus para penghafal al Quran

Beberapa nasihat KH Mufid Mas'ud (Pendiri PonPes Sunan Pandan Aran) yang diingat para santrinya.


1)Yen wes Khatam Qur'an, kudu riyadhoh diposoni dideres ono jero sholat sampek Al Qur'an benar2 mendarah daging.
(Kalau sudah hatam, Al-Qur'an harus diriyadhohi/tirakati dengan puasa, baca hafalan Al Qur'an dalam sholat sampai benar2 mendarah daging).

2)kowe wes Hatam Qur'an ojo kemaki wes lancar..tur ora sregep nderes.. aku iki wes hatam puluhan tahun ngroso durung lancar isih kudu nderes.
(kalian itu (jika) sudah hatam jangan sombong merasa sudah lancar.. terus tidak rajin tadarrus.. saya ini sudah hatam puluhan tahun (tetap) merasa belum lancar sampai sekarang masih harus terus tadarrus)

3)Al Qur'an saiki dideres ibarat koyo ngumbe jamu rasane pahit, ning awak sehat... mengko2 nek wes istiqomah nderes rasane manis koyo madu..
(Al-Qur'an sekarang dibaca ibarat minum jamu rasanya pahit, tapi menyehatkan badan. Nanti kalo sudah istiqomah dibaca rasanya manis seperti madu)

4)kabeh santriku ojo sampek wayoh.. duwe siji sing gemati diagem sampek mati.. nek ono santri sing wayoh engko tak keplaki.
(semua santri saya jangan sampai poligami...punya satu yg cinta sampai mati.. kalo ada yang poligami saya tempeleng....)

5)Aku ora ngaramke rokok.. kerono akeh kyai sing podo ngerokok.. aku nderek Kyai Munawwir sing ora ngerokok.. dadi kowe kabeh santriku yo ojo ngerokok...cangkem gawe deres Qur'an kok di obong..
(saya tidak mengharamkan rokok ... karena banyak kyai yang merokok... tapi saya ikut Kyai Munawwir yang tidak merokok. jadi kalian kalau jadi santri saya ya jangan merokok.. mulut untuk baca Al Qur'an kok dibakar..)

6)Nek gawe omah diniyati gawe hurmat tamu insya Allah barokah lan gampang rizkine..
(kalo bikin rumah diniatkan untuk menghormati tamu ... insya Allah barokah dan banyak rizkinya)

7)Ananda semua kalo mau bikin pondok jangan bergantung kepada makhluk.. jaluk tenenan nang Gusti Allah liwat Al Qur'an lan Sholawat kanjeng Nabi..
(anakku semua kalo ingin mendirikan pesantren jangan bergantung kepada makhluk...mintalah dengan bersungguh-sungguh kepada Allah melalui Al Qur'an dan sholawat kpd baginda Nabi)

8)Aku ora pingin duwe santri sing dadi muballigh ceramah2 ning subuhe karipan..
kaburo maqtan 'indallooh....
(saya tidak ingin punya santri yang jadi muballigh rajin ceramah, tapi subuhnya kesiangan...
كبر مقتا عند الله أن تقولوا ما لا تفعلون)

9) Ahli Qur'an iku wong kang wedi karo Gusti Alloh.. dudu karo makhluk..
(Ahli Qur'an adalah orang yang takut kepada Allah.. bukan kepada makhluk..)

10)Santriku ojo pengin dadi PNS dadi bature negoro.. hidmah nang Qur'an sing tenanan insya Allah mulyo dunyo akhirat..
(Santri saya jangan kepingin jadi PNS, jadi abdi negara. hidmah kepada Al Qur'an dengan sungguh-sungguh, insya Allah mulia dunia akhirat)

11) Ahli Qur'an iku ojo seneng omong kosong, bengi melek ora nderes iku dudu huffadz tapi huffasy (lowo/codot).
(ahli Qur'an itu jangan senang bicara tidak berfaedah, malam bangun tidak tadarrus itu bukan huffadz tapi huffasy ....)
Dan masih banyak nasehat yang lain yang diterima para santrinya yang belum dicatatkan.

Semoga para santri bisa mengamalkan dan menteladani beliau..
Amin...

download apk operamini browser




The Opera Mini browser for Android lets you do everything you want to online without wasting your data plan. It’s a fast, safe browser that saves you tons of data, and lets you download videos from social media.

New features

• Block ads - Opera Mini has a built-in ad blocker, so you can surf the web without annoying ads.

• Video download - A browser that supports video download. No time to watch videos? No problem. Tap the new download button and watch them when you're ready. (Doesn't work on YouTube videos, though – sorry!)

• Add to home screen - Add the sites you visit most to your mobile home screen with a single click.

Why Choose Opera Mini?

• Keep track of your data - You can check your savings in the settings menu and see how much data Opera Mini saves you.

• Multi-task - Keep lots of pages open at once with tabs.

• Browse privately - We all have pages we don’t want to remember visiting. If you don’t want something saved in your history, you can browse incognito with private tabs.

• Smarter downloads - Download files in the background and hold off downloading larger files until you’re back on Wi-Fi. Opera Mini will let you know as soon as your downloads are complete. Just click the notification to open your download – no more digging around in folders.

Other great stuff

• Save your favorite sites: Tap the + button on the search bar to save a page to your Speed Dial, add it to your mobile bookmarks or read it offline.

• Get the latest news: The start page keeps everything in one place. Choose the categories you’re interested in and Opera Mini will serve you the top stories and freshest content from across the web.

• Sync your devices: Give yourself access to all the bookmarks, Speed Dial shortcuts and open tabs from your other devices.

• Night mode: Dim the screen to save your eyes.

• Switch up your search: Assign your favorite default search engine.

Download Opera Mini and try one of the fastest ways to browse the web on your mobile device.

This update introduces new permissions. To learn more, see our privacy policy: http://www.opera.com/help/mini/android/permissions

Opera Mini may show ads from Facebook. To learn more, see https://m.facebook.com/ads/ad_choices

Have questions or need help? Visit http://www.opera.com/help/mini/android/

Get the latest news about Opera:
Twitter – http://twitter.com/opera/
Facebook – http://www.facebook.com/opera/

End User Terms:
By downloading and/or using this product, you acknowledge and agree to the end user license agreement at http://www.operasoftware.com/eula/mini and Privacy Statement at http://www.opera.com/privacy.

lowongan kerja Training Program – Bank BTPN

 Appraiser Training Program – Bank BTPN
    Persyaratan:


        Usia maksimal 27 tahunIPK minimal 2.80 dari skala 4.00
        Pendidikan minimal S1 atau mahasiswa tingkat akhir
        Lebih diutamakan Jurusan Teknik Sipil, Ekonomi Manajemen, Ekonomi Akuntansi
        Fresh graduate atau dengan pengalaman maksimal 2 tahun
        Bersedia ditempatkan di cabang-cabang BTPN di seluruh Indonesia
        Bersedia mengikuti seleksi dan pelatihan yang diselenggarakan BTPN


    Kirimkan CV lengkap anda ke Recruitment.Jateng1@btpn.com dengan Subjet Email ATP – Salatiga